Bashrah… O Bashrah… (1)

Omar-330

BAG I:

“Inilah Bashrah. Pejuang Badar bernama Utbah membangun kota ini atas perintah Umar al-Faruq Sang Khalifah” (Puisi Bashrah – Mustafa Bisri)
.
Siapakah Utbah? Ibnu Ishaq dlm Sirah Nabawiyah–yg sampai pd kita adalah versi syarah & tahqiq Ibnu Hisyam–merinci nasabnya: Utbah bin Ghazwan bin Jabir bin Wahb bin Nusaib bin Malik bin al-Harits bin Mazin bin Manshur bin Ikrimah bin Khashafah bin Qais Ailan bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Utbah bukan suku Quraisy, tp nasabnya bertemu dg Nabi saw di Mudhar bin Nizar. Ibu su²an Nabi saw, Halimah binti Abu Dzuaib as-Sa’diyah, nasabnya bertemu dg Utbah di Manshur bin Ikrimah. Dia Sahabat yg ikut hijrah gelombang pertama ke Habasyah (Ethiopia); kembali ke Mekkah & hijrah ke Madinah. Terkenal sebagai pemanah & pelempar tombak, serta zuhud. Bersama Khabbab, mantan budaknya, dia ikut berperang di Badar.
.
Khalifah Umar mengirim pasukan ke wilayah² di semenanjung Arab yg dikuasai Romawi & Persia. Untuk Syam & sekitarnya panglima tertingginya Abu Ubaidah al-Jarrah, pengganti Khalid bin Walid yg dipecat. Untuk Irak-Iran & sekitarnya, panglima tertingginya Saad bin Abi Waqqash. Pasukan Saad berhasil mengalahkan pasukan Persia di Qadisiah, Madain, dll. Untuk membantu Saad, Umar mengirim pasukan yg dipimpin Utbah bin Ghazwan ke Ubullah yg ketika itu merupakan sebuah pelabuhan di bawah kendali Persia.

Tempat ini banyak dihuni pedagang dr India. Utbah berhasil menguasai Ubullah. Dia meminta izin Umar membangun pemukiman, sebagai markas pasukan & tempat istirahat musim dingin; seperti halnya pasukan Saad yg membangun pemukiman Kufah. Umar mengizinkan dg syarat tak jauh dr Ubullah, dekat mata air & ladang penggembalaan. Rumah² prajurit & masjid dibangun dr bambu. Jika pasukan Utbah berangkat perang, mereka cabuti bambu²nya lalu diikat. Jika pulang perang, mereka bangun kembali. Inilah cikal-bakal kota Bashrah, yg kemudian jd pelabuhan besar Irak ke Teluk Persia. Banyak pendatang yg menetap di sana. Jika yg dr Yaman & Arab Selatan memilih Kufah, maka yg dr Hijaz & Arab Utara memilih Bashrah. Utbah wafat th 17H.
.
Berbekal 3000 Dirham, dr Bashrah jugalah Sinbad Si Pelaut memulai aksi petualangannya dlm fiksi legendaris Cerita 1001 Malam.

Bersambung ke Bashrah… O Bashrah… (2)

Sumber bacaan:
— Ibnu Ishaq, Sirah Nabawiyah: Sejarah Lengkap Kehidupan Rasulullah saw, Syarah & Tahqiq: Ibnu Hisyam, penerbit Akar Media.
— Ibnu Katsir, al-Bidāyah wan Nihāyah: Masa Khulafaur Rasyidin, penerbit Darul Haq, Cet. I, 2004.
— Mahdi Rizqullah Ahmad, Sirah Nabawiyah, penerbit Perisai Quran, Cet. I, 2012.
— Fatchur Rahman, Ikhtisar Musthalahul Hadits, penerbit Al-Maarif, Cet. I, 1974.
— Ibnu Ishaq, Sirah Nabawiyah: Sejarah Lengkap Kehidupan Rasulullah saw, Syarah & Tahqiq: Ibnu Hisyam, penerbit Akar Media.
— M. Husain Haekal, Umar bin Khattab, penerbit Litera AntarNusa, Cet. III, 2002.
— Ibnu Katsir, al-Bidāyah wan Nihāyah: Masa Khulafaur Rasyidin, penerbit Darul Haq, Cet. I, 2004.

Lahir di Tasikmalaya, 18 Februari 1981. Anak ke-3 dari empat bersaudara. Kini tinggal di Ciromed, Sumedang.

Dilihat (23) Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *