Berbeda Pendapat Dalam Satu Masalah

zaid-bib-tsabit

Zaid bin Tsabit, Sahabat Anshar, 8-9 tahunan lebih tua dr Abdullah bin Abbas, Sahabat Muhajirin. Ketika Nabi saw hijrah, keduanya masih abg. Keduanya kemudian menjadi ulama rujukan umat. Di Madinah, mereka sering membuka majelis taklim dg jamaah yg sama banyaknya. Mereka pernah terlibat perdebatan seru tentang faraidh (pembagian harta waris). Berbeda pendapat dlm satu masalah hak ahli waris, mereka keukeuh dg pendapatnya masing2. Abdullah sampai menantang Zaid melakukan Mubahalah (2 pihak yg berselisih berdoa kpd Allah swt dg sungguh2 agar Allah swt menjatuhkan laknat kpd pihak yg zalim atau berdusta di antara mereka). Zaid tak meladeni tantangan tsb.
.
Pd suatu ketika, kerabat Abdullah wafat. Abdullah ditugaskan mengurus pembagian harta warisannya. Abdullah ingat, kerabatnya yg wafat tsb ketika masih hidup lebih sering menghadiri pengajian Zaid tinimbang pengajiannya. Abdullah dg tawadu memohon kesediaan Zaid untuk mengurus pembagian harta warisan kerabatnya. Zaid bersedia. Dg tawadu juga Zaid mengurus pembagian harta warisan tsb dg memakai metode faraidh Abdullah. Beres. Zaid pun pamit. Abdullah dg sigap membantu Zaid naik ke keledainya & menuntunnya dg hormat sampai ke rumah Zaid. “Aku malu diperlakukan begini, wahai sepupu Rasul,” kata Zaid. “Aku diajarkan Rasul,” jawab Abdullah, “untuk menghormati para ulama.” Zaid kemudian meraih tangan kanan Abdullah lalu menciumnya dg takzim. “Aku malu diperlakukan begini, wahai penulis wahyu Rasul,” kata Abdullah. “Aku diajarkan Rasul,” jawab Zaid, “untuk menghormati Ahlul Bait & kerabatnya.”
.
Yunus ash-Shadafi al-Mishri (170-264 H) menangis ketika berkisah tentang guru & sahabatnya, Imam Syafi’i (150-204 H), di depan murid2nya. “Aku berdebat dgnya dlm satu masalah, lalu kami berpisah dlm keadaan berselisih. Imam Syafi’i lantas menemuiku & memegang tanganku seraya berkata:
.
أَلاَ يَسْتَقِيْمُ أَنْ نَكُوْنَ إِخْوَانًا وَإنْ لَمْ نَتَّفِقْ في مَسْأَلَةٍ
.
‘Bukankah kita tetap bِersaudara, meskipun kita tdk bersepakat dlm suatu masalah?'”

Lahir di Tasikmalaya, 18 Februari 1981. Anak ke-3 dari empat bersaudara. Kini tinggal di Ciromed, Sumedang.

Dilihat (10) Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *