Berteman Dengan Stress

Begitulah, manusia tak akan hidup normal tanpa stress. Jika kamu ingin mencapai prestasi yang hebat, kamu perlu stress yang bertegangan tinggi. Tapi kendalikan stress, jangan sampai ia berubah wujud jadi depresi. Stress telah menceritakan banyak hal tentang tantangan yang begitu rumit menghadang.

Dengan stress, otak kita dipacu untuk merambah banyak kemungkinan. Kesalahan terbesar barangkali karena kita menganggap stress sebagai musuh. Hal itu membuat kita hanya menghabiskan waktu menyibukkan-diri untuk berperang dengannya. Ya, berperang dengannya hanya akan membuatmu menderita dalam kekacauan yang diam dan jahanam. Maka, bertemanlah dengannya.

Dilihat (10) Pengunjung

Lahir di Tasikmalaya, 15 April 1983. Anak ke-4 dari empat bersaudara. Kini tinggal di Cibeber, Cimahi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *