Kafir!

14374486_1447884435227705_328241312228704256_n

Kita hidup di zaman ketika orang² yg bersaksi Tiada Tuhan selain Alloh swt & Muhammad saw adalah utusan-Nya dg enteng menghamburkan cap sesat & kafir kepada orang² yg bersaksi hal yg sama. Kita hidup di zaman ketika sedikit perbedaan dlm beribadah menjadi laknat, bukan rahmat. “Bulīnā biqoumin yazhunnūna annallōha lam yahdī siwāhum. Kita telah diuji dengan hadirnya sekelompok orang yang menyangka bahwa Alloh swt tak memberi petunjuk kepada selain mereka,” demikian curhatan seorang dokter yg juga filsuf Islam awal, Ibnu Sina (Avicena). Siapakah orang² itu? Ga usah repot² culang-cileung. Tunjuk saja hidung sendiri, tunjuk saja tarang sendiri, tunjuk saja dada sendiri. Iya, Saya juga. Hahahaha.

Semoga kisah berikut ini bisa menjadi pelajaran dan hikmah bagi kita semua. Semoga kita tidak mudah berprasangka apalagi menuduh sesat & kafir kepada orang yg mungkin berbeda dengan kita: “Saya pernah datang ke masjid di wilayah Bandung Selatan untuk menjalankan Sholat Jum’at. Saya datang lebih awal, dan seperti yang diajarkan Rosulullah, Saya Sholat Tahiyyatul Masjid lalu duduk dekat tiang … Astaghfirulloh, Saya kaget. Ini masjid aliran apa, ngikut mazhab yang mana? Sholat Jum’at tanpa adzan tanpa khotbah langsung iqomat?! Dengan lunglai dan perasaan ogah-ogahan terpaksa Saya berdiri juga untuk Sholat Jum’at sampai selesai.

Kemudian Saya tanya pada jamaah di samping Saya sambil bersalaman, “Kang, ini masjid aliran apa, ya?” Dia nampak terkejut sambil menjawab: “Ahlussunnah wal Jama’ah, atuh.” Terus saya tanya lagi: “Kok gak pakai adzan dan khotbah?” Dia menjawab seperti sambil menahan marah: “PAN MANEH MAH HEES WAE TI TATADI!!!” #islam #sesat #kafir #mazhabhees #tupacshakur #islamhumoris

Lahir di Tasikmalaya, 18 Februari 1981. Anak ke-3 dari empat bersaudara. Kini tinggal di Ciromed, Sumedang.

Dilihat (11) Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *