Novel Inferno Dan Brown

14736283_679964375490619_6982928692225769472_n

Akhirnya, penantian panjang untuk menonton kembali petualangan Prof. Robert Langdon berakhir. Hari ini film “ketiga”-nya mulai tayang di bioskop. Knp “ketiga”? Karena kalo berdasarkan urutan novelnya—sepengetahuanku—Inferno seharusnya menjadi film keempat, da emang novel keempat dr serial petualangan Prof. Langdon. Urutannya: Da Vinci Code, Angels & Demons, The Lost Symbol, Inferno … Ga tau kenapa versi filmnya langsung loncat ke Inferno, The Lost Symbol dilewat, ga difilmkan.

Novel Inferno Dan Brown dibuka dg kutipan puisi Dante di semacam lembar persembahannya: “Tempat tergelap di neraka dicadangkan bagi mereka yang tetap bersikap netral di saat krisis moral.” Syerem abis! Inferno terinspirasi dr bagian pertama puisi epik The Divine Comedy karya Dante Alighieri (1265-1321), penyair dr kota Florence Italia. Puisi epik The Divine Comedy dibagi jadi 3 bagian: INFERNO (neraka), PURGATORIO (tempat di antara neraka & surga, tempat terjadinya proses penyucian & pemurnian sebelum memasuki surga), dan PARADISO (berasal dr bhs Persia “baru” Firdaws[ows], bhs Persia kunonya Pairidaeza: taman²/kebun² indah.

Diserap oleh bhs Yunani jd paradeisos, bhs Arab jd Firdaus, bhs Latin jd Paradisus/Paradiso, bhs Prancis Paradis, bhs Jerman Paradies, bhs Ingris Paradise. Artinya sama aja: surga). Setting Inferno kebanyakan di kota Florence & Venecia. Florence adalah kota yg dibangun oleh keluarga Medici, tempat berkiprahnya dua tokoh besar: Leonardo Da Vinci & Nicolo “The Prince” Machiavelli (yang ingin tau sepak terjang keluarga Medici silakan tonton serial Da Vinci’s Demon). Dengan munculnya film Inferno, lumayan bioskop teh teu sareukseuk teuing. Rungsing atuda tiap ka bioskop hayo we Jangkrik Boss & film Indo lainnya nu tayang teh. Bukan penggemar film Indo! Hidup Holiwud! Hidup Boliwud! Hidup JAVwud! Hidup Brazzerswood! Bangbroswood! X-Artwood! Naughtyamericawood! Hahaha. Yu ah nonton!

Lahir di Tasikmalaya, 18 Februari 1981. Anak ke-3 dari empat bersaudara. Kini tinggal di Ciromed, Sumedang.

Dilihat (5) Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *